December 8th, 2011
in
Sanggalangit |
5 Comments →
Lewat komennya di artikel al-Insaan, Mas Udin meminta saya memberi tanggapan atas kesimpulan bahwasanya akhirat tidaklah kekal, yang dikemukan oleh Pak Agus Mustofa melalui buku beliau lainnya berjudul ‘Ternyata Akhirat Tidak Kekal’. Read the rest of this entry →
December 4th, 2011
in
Sanggabumi |
7 Comments →
Assalamu’alaikum. Apa kabar, Sahabat? Kangen, nggak..? Kalau nggak, nggak apa2 kok. Kalau kangen, sama saya juga. Sumpah!

Masih ingat keponakan saya yang di Duri, kan? He-em, yang kelebihan energi itu. Ceritanya, beberapa waktu lalu dia memperkenalkan Om-nya kepada salah seorang anggota genk motornya. Cowok juga, masih ukuran berondongan seperti dia. Sama pula modelnya, yang seakan2 dunia ini milik mereka saja, hehe. Read the rest of this entry →
August 8th, 2011
in
Sanggabumi |
34 Comments →
Walau terlambat, saya tetap nekat (hehe) mengucapkan, “Selamat Ramadhan,” kepada teman2 semuanya. Sekalian juga saya mengucapkan, “Selamat menjadi ayah,” kepada Mas Dedi MC, yang beberapa waktu lalu telah berhasil ‘memenangkan’ Bu Dedi…
Read the rest of this entry →
July 24th, 2011
in
Sanggalangit |
49 Comments →
Sebelum lanjut, mohon maaf kalau beberapa waktu belakangan ini saya ngilang2 lagi. Nggak usah dibahas kenapanya, ya. Sama sih kayak yang sudah2. Maklum, honorer…

Dini hari tadi selepas menyimak ulang paparan Dik Andro di sela2 ‘kerusuhan Habib Ayick’ (hehe), saya jalan2 sejenak menyusuri dunia lain ditemani mbah google. Klik sana klik sini, hingga kemudian berjumpa dengan pertanyaan berikut di Yahoo! Answers… Read the rest of this entry →
June 25th, 2011
in
Sanggalangit |
43 Comments →
Assalamu’alaikum,wr.wb.
Semoga ABang beserta keluarga sehat selalu, amin.
Saya … (titik,titik,titik. Rahasia BIN, hehe). Ini email saya yang lain.
Begini Bang, tadi siang saya dan teman saya mengikuti seminar mengenai ‘keajaiban rezeki’. Acara dimulai pukul 13.00 wib. Sekitar jam 15.00 ada breaknya utk shalat ashar. Selagi break itu, saya cabut pulang. Gak tahu kenapa, bingung juga saya, hahaha. Teman saya gak tahu kelakuan saya ini. Feeling saya sih dia bakal terus berseminar sampai selesai. Read the rest of this entry →
June 8th, 2011
in
Sanggabumi |
73 Comments →
Assalamu’alaikum.
Sebelumnya saya Mohon Maaf dulu kalau2 ABang tersinggung. Soalnya, bagi saya tulisan ini rada2 lumayan panas. Hehe. Ceritanya, jam sepuluhan tadi ada teman di facebook yang menautkan sekaligus me-share-kan catatannya ke akun FB saya. Nah, Karena saya belum cukup ilmu mengenai naskah ini, jadi saya pengen penerangan dari Pak Andi. Boleh ya, Pak? Read the rest of this entry →
June 6th, 2011
in
Sanggabumi |
30 Comments →
Sempat tegang juga saya awal2 dapat bocoran kisah pendamping ini. Kalau nggak salah sekitar pertengahan SMA. Soalnya teman pembawa berita itu bilang namanya ‘Karin’. Menuliskannya juga begitu, pakai ‘K’ besar. Wuh, Karin men… Read the rest of this entry →
June 1st, 2011
in
Sanggalangit |
47 Comments →
Kalau mengenai ‘dunia’ manusia, malaikat, hewan, tumbuhan, kuman, bakteri, dan virus.. rasa2nya sudah cukup jelas. Paling tidak, banyakan putihnya dibanding abu2nya. Virus ‘burung masuk angin’ H5N1 yang seimut2 itu pun tersedia sa’arat2 gambarnya di internet. Hasil penerawangan mikroskop elektron entah berapa ribu kali, mungkin juta. Boleh didownload, disave file JPG, trus dijadiin wallpaper laptop kalau mau.
Read the rest of this entry →
May 29th, 2011
in
Sanggabumi |
14 Comments →
Nyampurnakeun itu bahasa Sunda. Menyempurnakan, kalau versi Indonesianya. Walau saya setengah Parahiyangan dan sempat lama bercokol di Bandung sejak kelas 2 SMA sampai lulus kuliah, kata ‘nyampurnakeun’ tadi rasanya biasa2 saja. Sebiasa kata aa, teteh, eneng, geulis, bogoh, heureuy, su’uk, manuk, bu’uk, tu’ur, cieumbuleuit, cangkurileung, dan lain2. Read the rest of this entry →
May 28th, 2011
in
Sanggalangit |
22 Comments →
Al-kisah, ada pemuda sedang terpesona nonton jurus kungfu yang dimainkan oleh seorang kakek ahli kungfu. Walau gerak2kan jurus itu model gemulai bagaikan lambaian para penari ayu Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, si pemuda percaya bahwa jurus itu bukan jurus sembarangan. Soalnya, dia bisa merasakan semilir angin yang seakan ikut menari bersama sang ahli kungfu. Daun2 serta rerumputan di situ pun turut melenggang-lenggok syahdu. Sementara, tanah yang dipijaknya mengiring bergetar halus. Read the rest of this entry →